Jumat, 27 November 2015

PENGANTAR SISTEM INFORMASI

NAMA   : RAHMALIA PUTRI
KELAS    : 3DA01
NPM      : 47213170

BAB 1 PENGANTAR SISTEM INFORMASI

Sejarah Sistem Informasi
Dalam kurun waktu setengah abad sejak komputer digital untuk tujuan umum pertama kali dipasang di sebuah organisasi bisnis, peranti keras telah mengalami berlipat-lipat kali kenaikan kecepatan dan kapasitas yang juga disertai dengan pengurangan ukuran secara dramatis. Dalam waktu yang sama, aplikasi komputer juga telah mengalami evolusi dari yang sebelumnya digunakan untuk mengolah transaksi akuntansi secara sederhana, menjadi sistem  yang dirancang untuk mendukung manajer dan para pemecah masalah lainnya.
1.      1. Evolusi Peranti Keras Komputer
2.      2.Komputer berukuran lebih kecil
3.      3.Hukum Moore (Moore’s Law)

Ø  Pengantar arsitektur komputer
 Inti dari sebuah computer adalah prosesornya. Prosesor, yang dikendalikan oleh sebuah system operasi seperti Windows XP, mengelola alat input dan output, alat penyimpanan data, dan operasi atas data. Unit Pemroses Sentral (Cetral processing Unit –CPU) mengendalikan seluruh komponen lain. Memori Akses Acak (Random Acces Memory-RAM) bertindak sebagai tempat kerja sementara bagi CPU, semakin besar area kerja, maka akan semakin cepat CPU menyelesaikan tugas-tugasnya.

Ø  Pengantar arsitektur komunikasi
Komunikasi antarkomputer dibatasi oleh adanya fakta diprioritaskannya komunikasi telepon anatara manusia. Standar dan prosedur komunikasi telepon tidak pernah dimaksudkan untuk mengakomodasikan komunikasi digital yang sangat cepat yang dibutuhkan antarkomputer.

Evolusi di bidang aplikasi komputer
      Sistem informasi adalah suatu sistem virtual yang memungkinkan manajemen mengendalikan operasi sistem fisik perusahaan.

      Sistem fisik (physical system) perusahaan terdiri atas sumber-sumber daya berwujud bahan baku, karyaman, mesin, dan uang. Sedangkan sistem virtual (virtual system) terdiri atas sumber daya informasi yang digunakan untuk mewakili sistem fisik. Sebagai contoh, sebuah ruang penyimpanan persediaan yang menyimpan barang-barang persediaan merupakan sistem fisik, dan file induk persediaan berbasis computer adalah suatu sistem virtual yang mencerminkan sistem fisik

Sistem fisik sebuah perusahaan adalah suatu sistem terbuka (open system) yang berinteraksi dengan lingkungannya melalui aliran sumber daya fisik. Suatu sistem informasi juga merupakan sistem terbuka. Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak berkomunikasi dengan lingkungannya. Sistem yang benar-benar tertutup tidak akan berinteraksi dengan konsumen, manajer, atau siapa pun, dan tidak menjadi perhatian dari pengembang dan pengguna sistem informasi.

Sistem Pemrosesan Transaksi
Sebelum computer ada, sistem virtual perusahaan adalah kombinasi dari proses manual, mesin-mesin pembukuan yang digerakkan oleh kunci, dan sistem kartu berlubang (punch card system) yang memproses data perusahaan. Data terdiri atas fakta dan angka yang biasanya tidak bermanfaat karena volumenya yang besar dan sifatnya yang masih belum diolah. Sistem berbaris computer pertama disebut sistem pemroresan data elektronik (electronic data processing system –EDP). Belakangan istilah sistem informasi akuntansi (accounting information system –AIS) mulai dikenal. Kini sistem pemrosesan transaksi  (transaction processing system) merupakan istilah yang telah umum. Sistem-sistem ini berbagai satu ikatan yang sama di mana mereka memproses data yang mencerminkan aktivitas perusahaan.

Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen – SIM (management information system-MIS) adalah suatu sistem berbasis computer yang memuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa.
SIM akan menghasilkan informasi ini melalui penggunaan dua jenis peranti lunak, yaitu :
1. Peranti lunak pembuat laporan (report-writing software)
2. Model sistematis

Sistem Kantor Virtual
              Sistem awalnya sederhana dan bersifat administratif. Namun kini mereka biasanya disebut suatu sistem produktivitas pribadi (personal productivity system). Manajer menggunakan teknologi untuk melakukan pengolaan sendiri atas sebagian tugas-tugas administratif yang membantu para manajer di tahun1960-an.
              Kemampuan aplikasi otomatisasi kantor dapat dilakukan dimana saja melahirkan konsep kantor virtual (virtual office) , yaitu melakukan aktivitas kantor tanpa tergantung pada suatu lokasi fisik tertentu. Misalnya, para manajer dapat melakukan konferensi video tanpa semua pihak harus hadir pada lokasi fisik yang sama. Sistem kantor virtual telah membuat manajer lebih dapat diakses oleh konsumen dan pihak-pihak lain di dalam perusahaan.

Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
- Suatu sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system-dss) adalah suatu sitem yang membantu seorang manajer atau sekelompok kecil manajer memecahkan satu masalah. Salah satu contoh adalah DSS yang dirancang untuk membantu seorang manajer penjualan menentukan tingkat komisi terbaik bagi para tenaga penjualnya.

- Output DSS awalnya dihasilkan data suatu basis data relasional dan mencakup laporan berlaka dan kasus serta output dari model-model matematis. Berikutnya diambahkan kemampuan dukungan keputusan kelompok melalui peranti lunak yang berorientasi pada kelompok yang disebut groupware. Groupware memungkinkan DSS bertindak sebagai suatu system pendukung pengambilan keputusan kelompok ( group decision support system-gdss).


Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan
Suatu system perencanaan sumber daya perusahan (ERP) adalah system berbasis computer yang memungkinkan manajemen seluruh sumber saya perusahaan salam basis keseluruhan organisasi.

Pengguna Sistem Informasi
Pengguna output computer adalah para karyawan administrasi si bidang akuntansi. Beberapa informasi, seperti yang dihasilkan sebagai produk sampingan dari aplikasi akuntansi, juga tersesia bagi para manajer. Ketika perusahaan menerapkan konsep SIM, penekanana akan bergeser dari data menu ke informasi dan dari karyawan administrasi ke pemecahaan masalah.

Manajer Sebagai Pengguna Sistem Informasi
Manajer adalah individu, kebutuhan informasi yang mereka miliki sangat beragam. Namun beberapa kerangka bermanfaat telah dikembangkan sehingga memungkinkan kita berfokus pada peranan informasi dalam pemecahan masalah

Apa yang Dilakukan oleh Manajer
1. Fungsi-fungsi manajemen
2. Peranan manajerial

Peranan Informasi Dalam Pemecahan Masalah Manajemen
1.      Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
2.      Tahapan-tahapan pemecahan masalah
menurut simon, pemecah maslah akan terlibat dalam :
                    
      - aktivitas intelijen

      - aktivitas perancangan

      - aktivitas pemilihan

      - aktivitas peninjauan   


Referensi:



  • Management Information systems karya Raymond Mcleod,Jr. George P. Schell Edisi 10












0 komentar:

Posting Komentar

 

Rahmalia putri Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang